Skip to main content

Couplepreneur Bikin Baper

couplepreneur bikin baper
Download Buku Couplepreneur Bikin Baper
Menikah bukan saja urusan menyatukan dua anak manusia, namun juga menyatukan pikiran serta visi dan misi dalam hidup. Karenanya, sepasang suami istri adalah selayaknya sebuah tim. Harus kompak, saling bahu membahu dan saling bantu. Apalagi jika mereka memiliki bisnis bersama.

Dalam kehidupan rumah tangga, suami adalah nahkoda. Namun dalam bisnis yang dijalani suami istri, belum tentu. Akan ada banyak pertimbangan-pertimbangan, bisa jadi istri lah yang akan menjadi nahkoda dalam bisnis. Lantas apakah dengan begitu suami kehilangan wibawa? Tidak, asalkan istri tetap dalam ketaatannya, karena istri hanya menjadi nahkoda bisnis, bukan nahkoda rumah tangga.

Dalam buku ini banyak cerita jatuh bangun bisnis yang dirintis suami istri. Entah itu karena pangsa pasar yang kurang mendukung, menjadi korban ditipu karyawan, dll. Namun mereka mampu menguatkan satu sama lain hingga akhirnya bangkit kembali. Bahkan banyak pengorbanan yang harus mereka lakukan. Termasuk menekan ego masing-masing. Banyak di antara mereka yang pada akhirnya meninggalkan karirnya demi mensupport pasangan mereka dalam bisnis.

Berbisnis itu butuh ilmu. Dan ternyata, tidak sedikit pebisnis yang kurang mengerti tentang ilmu menjalankan bisnis. Yang paling sederhana pun tidak dilakukan, yaitu tidak adanya pembukuan keuangan dan pemisahan antara uang pribadi dengan perusahaan. Padahal ini penting untuk mengevaluasi perkembangan bisnis. Kasus lainnya adalah tidak adanya SOP alias Standar Operational Prosedur.

Bisnis itu butuh tekad dan semangat, serta butuh keyakinan kepada Alloh Yang Maha Kaya. Merintis bisnis memang gampang-gampang susah. Di buku ini juga diceritakan beberapa pasangan yang harus bergonta ganti bidang bisnis. Bisnis ini, gagal. Bisnis itu, juga gagal. Hingga akhirnya menemukan bidang bisnis yang pas dengan mereka dan sukses.

Banyak hikmah yang bisa diambil dari perjuangan bisnis mereka. Semua kisah yang tersaji di buku ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi pembaca, baik Anda para couple yang akan maupun sedang merintis bisnis. Yang bukan couple pun bisa baca buku ini. Sharing pengalaman mereka dapat dijadikan bekal jika kelak merintis bisnis berdua.

Ukuran buku ini tidak terlalu besar dan tebal. Buku ini juga tidak menggunakan kertas putih, bahkan cenderung kekuningan. Warna seperti ini lebih nyaman untuk mata dibandingkan dengan kertas putih. Di buku ini juga dilengkapi dengan tips-tips yang bermanfaat dalam bisis, dan juga lembar investigasi sebagai bagian dari evaluasi. 
Cara mendapatkan password:
silakan LIKE FACEBOOK atau FOLLOW INSTAGRAM Fenny Ferawati
kemudian kirim pesan via inbox/dm.

37+ Pasangan BlakBlakan
BERDASARKAN KISAH DI LAPANGAN
Rahasia Membangun Rumah Tangga
dan Bisnis Berkah Omset Mewah Bersama Suami/Istri.

Mau tau rahasia sukses bisnis bersama suami/istri? Like/Follow:
INSTAGRAM: Fenny Ferawati

Info dan kerjasama silakan klik disini.

Baca juga:

Comments

Artikel Terpopuler

Menikah dan Memahami Pasangan

Ciptaan Allah yang satu ini sungguh luar biasa indahnya. Sebuah perpaduan warna yang tak satu mahluk pun mampu membuatnya, meski berbeda namun selalu kompak dan harmonis. Kehidupan pernikahan bisa diibaratkan sebuah pelangi. Tak jarang banyak perbedaan karakter, mindset, latar belakang kehidupan, pendidikan dan berbagai macam ketidaksamaan. Namun satu hal, bagaimana semua itu terlihat mempesona.
Angan yang terlalu melambung tinggi ketika memimpikan sosok pasangan yang super lembut, sabar, bijaksana dan selalu mencintai pasangan. Namun ketika realita berkata lain, pantaskah pasutri berfikir untuk segera mengakhiri fragmen kehidupan pernikahan?
Episode kehidupan Asma binti Abu Aakar dengan Zubair bin Awwam kiranya cukup menjadi pelajaran berharga. Betapa rumah tangga mereka tetap solid meski kemiskinan dan kesulitan hidup tak lepas dari hari-harinya.
Asma harus berjuang membawa air dan merawat kuda. Sungguh keikhlasan itulah yang telah membuat cinta mereka bersatu. Sementara Zubair adalah …

Menyikapi Tabiat Pasangan

Seorang teman mengeluhkan sikap dan tabiat suaminya yang menurutnya egois dan kekanak-kanakan. Teman ini merasa menyesal telah menikah dengan suaminya.
Setahu saya sikap, karakter, atau kebiasaan tidak tercipta semalam dan juga tidak bisa berubah hanya semalam. Apa yang ditunjukkan suaminya saat ini, dalam pemahaman saya, sebenarnya telah ditunjukkan dulu waktu sebelum menikah.

"Apakah suamimu baru sekarang ini sikap dan perilakunya seperti yang kamu keluhkan?" tanya saya.
"Oh.. sudah dari dulu" jawabnya.
"Sejak masih pacaran ya," tanya saya lagi.
"Ya...." jawab teman.
"Lha... kalau sudah tahu begini kok ya diteruskan sampai nikah?" tanya saya penasaran.
"Saya pikir nanti kalau sudah nikah dia bisa berubah. Ternyata tidak mau berubah dan malah tambah parah. Katanya suami, dia sejak lahir ya seperti ini. Suami bilang saya harus menerima dia apa adanya," keluhnya.
Memang demikianlah yang sering terjadi. Kita berharap pasangan be…

Peran Ayah Dalam Pendidikan Anak

Al-Qur’an menyebutkan beberapa kisah ayah bersama anaknya. Diantaranya adalah kisah Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Ya’qub dalam surat Al- Baqoroh 132-133, QS. Luqman 12-19, QS. Yusuf. Proses pendidikan bukan hanya terjadi pada kita saja, akan tetapi terjadi pula pada para Nabi dan Rasul. Ketika kita membaca kisah Nabi Ibrahim yang sabar dalam menjalankan perintah Allah. Hajar yang tegar, dan Ismail yang sabar. Pertanyaannya apakah pengorbanan mereka datang secara kebetulan atau melalui proses tarbiyah (pendidkan)?
Jika contoh diatas ada pada Nabi dan Rasul. Maka beda halnya dengan Luqman. Dia adalah hamba Allah yang shalih. Berkat keshalihannya Allah berikan padanya kata-kata hikmah yang menghiasi lembaran Al-Qur’an. Nasihat Luqman yang ia berikan kepada anaknya dan menjadi pelajaran bagi kita.
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kep…

Suami dan Keridhoannya

(Nasehat indah dari Ustadz Nasrullah Gontor)
Ada seorang ibu, mau cerai dari suaminya. Lalu dia diskusi panjang dengan saya.... + Pak Nas, saya sudah nggak kuat dengan suami saya. Saya mau cerai saja...
-: emangnya kenapa bu? + ya suami saya udah nggak ada kerjanya, nggak kreatif, nggak bisa jadi pemimpin untuk anak2. Nanti gimana anak2 saya kalau ayahnya modelnya kayak begitu. Saya harus cari nafkah capek2 dia santai aja di rumah.

-: oh gitu, cuma itu aja? + sebenarnya masih banyak lagi, tapi ya itu mungkin sebab yang paling utama.
-: oooh... iya... mau tahu pandangan saya nggak bu? + boleh pak Nas.

-: gini... ibarat orang punya kulkas, tapi dipakainya untuk lemari pakaian, ya akhirnya nggak bakal puas dengan produk kulkas tersebut. Sudahlah nggak muat banyak, nggak ada gantungan pakaiannya, nggak ada lacinya, nggak  bisa dikunci, malah boros listrik...
Nah... itulah kalau kita pakai produk nggak sesuai fungsi. Sebagus apapun produknya kalau dipakai tidak sesuai peruntukannya ya nggak ak…

10 Sifat Istri yang Membuat Rejeki Mengalir Deras

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini ‘membantu’ menghadirkan rejeki untuk suami dan rumah tangganya.
1. Istri yang pandai bersyukur Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk juga rejeki. Miliki suami, bersyukur. Jadi ibu, bersyukur. Anak-anak dapat mengaji, bersyukur. Suami memberi nafkah, bersyukur.
2. Istri yang tawakal kepada Allah Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya. “Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Thalaq : 3). Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanit…