Skip to main content

Lomba Blog dan SEO Bank Mandiri

lomba blog seo bank mandiri
Saat ini semakin banyak blogger yang enggak hanya iseng-iseng menulis tapi juga menjadikannya sebagai profesi. Tentunya para blogger tersebut harus bersaing untuk meningkatkan blog traffic atau peringkat website mereka di halaman pertama mesin pencari. Untuk berada di posisi tersebut, sangat penting untuk memilih keyword atau SEO (Search Engine Optimization) yang tepat. Kalau kamu blogger dan tahu bagaimana menentukan SEO yang tepat, JadiMandiri punya lomba untuk kamu yaitu Lomba Blog dan SEO bankmandiri.co.id. Hadiahnya seru! Kalau merasa sebagai blogger yang mumpuni, kamu harus ikutan.

Aturan main
1.  Peserta menulis artikel berbahasa Indonesia minimal 800 kata sesuai dengan tema di blog masing-masing.
2.  Blog yang digunakan boleh menggunakan domain pribadi (.com, .net, .co.id) atau blog gratis seperti blogspot atau wordpress berumur minimal 3 bulan.
3.  Tema artikel: menuliskan kalimat “Kemudahan transaksi menggunakan mandiri online” di dalam artikel yang diikutkan lomba.
4.  Mencantumkan 3 anchor text:
“bayar belanja online” dengan backlink http://bankmandiri.co.id/mandiri-online
“Bank Mandiri” dengan backlink http://bankmandiri.co.id/
“JadiMandiri” / “jadi mandiri” dengan backlink http://Jadimandiri.org
5.  Wajib Like dan Follow Facebook, Twitter dan Instagram JadiMandiri.
6.  Artikel harus original dan karya sendiri.
7.  Periode Lomba Blog dan SEO dimulai dari 7 Agustus 2018 – 7 September 2018.
8.  Setelah artikel di-posting, peserta wajib mengisi form untuk pendataan.
9.  1 (satu) blog hanya boleh submit 1 (satu) artikel.
10. Konten website tidak menyinggung SARA, Pornografi, dan/atau melanggar undang – undang yang berlaku di Indonesia.
11. Tidak diperbolehkan memakai iklan PPC untuk promosi blog / website / artikel.
12. Tidak diperbolehkan menggunakan Metode Black Hat SEO. Apabila Peserta kedapatan memakai metode ini maka otomatis akan didiskualifikasi.

Hadiah dan pemilihan pemenang
1. Lomba Blog dan SEO memiliki 2 kategori pemenang dengan hadiah sebagai berikut:

Kategori berdasarkan SEO
Juara 1 Laptop.
Juara 2 Smartphone.
Juara 3 Action Camera.
Juara Harapan mandiri e-cash @200.000 (5 pemenang).

Kategori berdasarkan Kreativitas
Juara 1 Laptop.
Juara 2 Digital Camera.
Juara 3 Hard Disk.
Juara Harapan mandiri e-cash @200.000 (5 pemenang).

2. Penentuan pemenang kategori SEO juga dilihat dari kualitas artikel dan teknik SEO yang dilakukan (peringkat 1-2-3 tidak langsung menjadi acuan pemenang).
3. Pemenang kontes adalah peserta yang sudah mengisi form.
4. Hadiah akan dikirim paling lambat 1 (satu) bulan setelah kompetisi berakhir.
5. 1 (satu) blog hanya bisa memenangkan 1 (satu) hadiah.
6. Keputusan yang dibuat oleh dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
7. Pemenang akan diumumkan di Website dan media sosial JadiMandiri.

Lain-Lain
Materi yang diikutsertakan dalam kegiatan ini merupakan milik peserta sendiri dan memiliki resolusi yang baik, serta tidak melanggar hak kekayaan intelektual milik pihak manapun (termasuk hak cipta).

Semua materi yang diunggah peserta pada kompetisi ini menjadi hak milik JadiMandiri, yang sepenuhnya dapat digunakan, disesuaikan, dan diubah untuk disebarluaskan, diperbanyak serta dipublikasikan dalam bentuk apa pun, dalam jumlah dan jangka waktu tak terbatas untuk kepentingan JadiMandiri.
Syarat dan Ketentuan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


Mau tau rahasia sukses bisnis bersama suami/istri? Like/Follow:
INSTAGRAM: Ustadzah Fenny Ferawati

Info dan kerjasama silakan klik disini.

Baca juga:

Comments

Artikel Terpopuler

Menikah dan Memahami Pasangan

Ciptaan Allah yang satu ini sungguh luar biasa indahnya. Sebuah perpaduan warna yang tak satu mahluk pun mampu membuatnya, meski berbeda namun selalu kompak dan harmonis. Kehidupan pernikahan bisa diibaratkan sebuah pelangi. Tak jarang banyak perbedaan karakter, mindset, latar belakang kehidupan, pendidikan dan berbagai macam ketidaksamaan. Namun satu hal, bagaimana semua itu terlihat mempesona.
Angan yang terlalu melambung tinggi ketika memimpikan sosok pasangan yang super lembut, sabar, bijaksana dan selalu mencintai pasangan. Namun ketika realita berkata lain, pantaskah pasutri berfikir untuk segera mengakhiri fragmen kehidupan pernikahan?
Episode kehidupan Asma binti Abu Aakar dengan Zubair bin Awwam kiranya cukup menjadi pelajaran berharga. Betapa rumah tangga mereka tetap solid meski kemiskinan dan kesulitan hidup tak lepas dari hari-harinya.
Asma harus berjuang membawa air dan merawat kuda. Sungguh keikhlasan itulah yang telah membuat cinta mereka bersatu. Sementara Zubair adalah …

Menyikapi Tabiat Pasangan

Seorang teman mengeluhkan sikap dan tabiat suaminya yang menurutnya egois dan kekanak-kanakan. Teman ini merasa menyesal telah menikah dengan suaminya.
Setahu saya sikap, karakter, atau kebiasaan tidak tercipta semalam dan juga tidak bisa berubah hanya semalam. Apa yang ditunjukkan suaminya saat ini, dalam pemahaman saya, sebenarnya telah ditunjukkan dulu waktu sebelum menikah.

"Apakah suamimu baru sekarang ini sikap dan perilakunya seperti yang kamu keluhkan?" tanya saya.
"Oh.. sudah dari dulu" jawabnya.
"Sejak masih pacaran ya," tanya saya lagi.
"Ya...." jawab teman.
"Lha... kalau sudah tahu begini kok ya diteruskan sampai nikah?" tanya saya penasaran.
"Saya pikir nanti kalau sudah nikah dia bisa berubah. Ternyata tidak mau berubah dan malah tambah parah. Katanya suami, dia sejak lahir ya seperti ini. Suami bilang saya harus menerima dia apa adanya," keluhnya.
Memang demikianlah yang sering terjadi. Kita berharap pasangan be…

Peran Ayah Dalam Pendidikan Anak

Al-Qur’an menyebutkan beberapa kisah ayah bersama anaknya. Diantaranya adalah kisah Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Ya’qub dalam surat Al- Baqoroh 132-133, QS. Luqman 12-19, QS. Yusuf. Proses pendidikan bukan hanya terjadi pada kita saja, akan tetapi terjadi pula pada para Nabi dan Rasul. Ketika kita membaca kisah Nabi Ibrahim yang sabar dalam menjalankan perintah Allah. Hajar yang tegar, dan Ismail yang sabar. Pertanyaannya apakah pengorbanan mereka datang secara kebetulan atau melalui proses tarbiyah (pendidkan)?
Jika contoh diatas ada pada Nabi dan Rasul. Maka beda halnya dengan Luqman. Dia adalah hamba Allah yang shalih. Berkat keshalihannya Allah berikan padanya kata-kata hikmah yang menghiasi lembaran Al-Qur’an. Nasihat Luqman yang ia berikan kepada anaknya dan menjadi pelajaran bagi kita.
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kep…

Suami dan Keridhoannya

(Nasehat indah dari Ustadz Nasrullah Gontor)
Ada seorang ibu, mau cerai dari suaminya. Lalu dia diskusi panjang dengan saya.... + Pak Nas, saya sudah nggak kuat dengan suami saya. Saya mau cerai saja...
-: emangnya kenapa bu? + ya suami saya udah nggak ada kerjanya, nggak kreatif, nggak bisa jadi pemimpin untuk anak2. Nanti gimana anak2 saya kalau ayahnya modelnya kayak begitu. Saya harus cari nafkah capek2 dia santai aja di rumah.

-: oh gitu, cuma itu aja? + sebenarnya masih banyak lagi, tapi ya itu mungkin sebab yang paling utama.
-: oooh... iya... mau tahu pandangan saya nggak bu? + boleh pak Nas.

-: gini... ibarat orang punya kulkas, tapi dipakainya untuk lemari pakaian, ya akhirnya nggak bakal puas dengan produk kulkas tersebut. Sudahlah nggak muat banyak, nggak ada gantungan pakaiannya, nggak ada lacinya, nggak  bisa dikunci, malah boros listrik...
Nah... itulah kalau kita pakai produk nggak sesuai fungsi. Sebagus apapun produknya kalau dipakai tidak sesuai peruntukannya ya nggak ak…

10 Sifat Istri yang Membuat Rejeki Mengalir Deras

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini ‘membantu’ menghadirkan rejeki untuk suami dan rumah tangganya.
1. Istri yang pandai bersyukur Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk juga rejeki. Miliki suami, bersyukur. Jadi ibu, bersyukur. Anak-anak dapat mengaji, bersyukur. Suami memberi nafkah, bersyukur.
2. Istri yang tawakal kepada Allah Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya. “Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Thalaq : 3). Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanit…