Skip to main content

Kendaraan Mekanis Multiguna Pedesaan Produksi Klaten Siap Launching

AMMDes KMW
Kendaraan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) Kiat Mahesa Wintor (KMW) yang merupakan produksi anak bangsa siap untuk dilaunching Presiden RI Joko Widodo pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tanggal 2 Agustus 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City Jakarta.

”Oleh karena itu pada momen peluncuran pertama dimulainya untuk diproduksi secara massal adalah momen penting dan bersejarah bagi dunia per-otomotifan di Indonesua” ujar Sukiyat saat ditemui sejumlah media di kantornya Senin (30/7).

Dijelaskan bahwa gagasan untuk mewujudkan sebuah kendaraan produksi anak bangsa ini sesungguhnya sudah lama dirintis, sehingga waktu itu muncul ide dan gagasan untuk membuat mobil Kiat Esemka yang kemudian membuat heboh di dunia otomotif di Indonesia serta mencuat di berbagai media.

”Mobil Kiat Esemka yang membuat heboh itu sesungguhnya sudah banyak yang memesan, tetapi belum ada investor yang bersedia untuk memproduksi kendaraan tersebut secara massal. Barulah sekarang ini muncul gagasan memproduksi AMMDes dengan segmen pasar yang berbeda yang mempunyai dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi pedesaan” kata Sukiyat.
Sukiyat Esemka Klaten
Lebih lanjut Sukiyat menjelaskan bahwa gagasan mewujudkan kendaraan karya anak bangsa itu sampai hari ini ternyata masih banyak hambatan dan kendala. “Sejumlah kegiatan melalui seminar-seminar, Forum Group Diskusi (FGD), kajian-kajian ilmiah, pameran-pameran dan lain-lain ternyata baru sebatas menghasilkan prototype” ujarnya lagi.

Bahkan dikatakan Sukiyat beberapa perusahaan swasta yang telah merintis mewujudkan kendaraan karya anak bangsa juga belum berhasil seperti yang diharapkan sampai hari ini.

”Oleh karena itu kami dari PT KMWI dan PT KMWD sinergitas antara PT Kiat Inovasi Indonesia dan PT Velasto Indonesia ingin mewujudkan kendaraan karya anak bangsa dengan bersinergi mendirikan PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia dan PT Kiat Mahesa Wintor Distributor untuk mendesain, merekayasa, memproduksi, dan memasarkan AMMDes” imbuh Sukiyat.

Momentum ini menurutnya sangat penting karena ada kesungguhan diantara anak bangsa untuk membangun sinergitas dengan seluruh komponen dengan menjalin kerjasama mewujudkan gagasan diatas, baik dari kementerian yang terkait, perguruan tinggi, asosiasi industri terkait, dan semua pihak demi mewujudkan kendaraan produksi anak bangsa.
GAIKINDO Auto Show 2018
Sukiyat sendiri menyampaikan banyak terimakasih kepada pihak Kementerian Perindustrian dan GAIKINDO yang telah menfasilitasi launching produksi massal AMMDes pada ajang GIAAS tahun 2018 sehingga seluruh komponen anak bangsa bisa bertemu dan bersinergi serta bekerjasama mewujudkan AMMDes ini.

Keberhasilan mewujudkan AMMDes ini nantinya untuk mengembalikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berswasembada pangan, meningkatkan perekonomian masyarakat, mengurangi urbanisasi dan mobilitas penduduk dari desa ke kota, serta menciptakan lapangan kerja dan usaha bagi masyarakat pedesaan.

AMMDes KMW sendiri sebetulnya merupakan kendaraan multiguna yang nantinya memiliki fungsi sebagai alat transportasi dan pengangkutan dan dapat dipadukan dengan berbagai alat pengolahan pasca panen, genset untuk penerangan, dan pompa air untuk mendukung irigasi di pedesaan.

H. Sukiyat didampingi Humas Moch.Isbaeni atas nama PT KMWI dan PT KMWD mohon doa restu dan dukungan seluruh pihak agar secepatnya bisa mewujudkan AMMDes KMW karya anak bangsa ini.


Mau tau rahasia sukses bisnis bersama suami/istri? Like/Follow Facebook:
Info dan kerjasama silakan klik disini.

Comments

Artikel Terpopuler

Menikah dan Memahami Pasangan

Ciptaan Allah yang satu ini sungguh luar biasa indahnya. Sebuah perpaduan warna yang tak satu mahluk pun mampu membuatnya, meski berbeda namun selalu kompak dan harmonis. Kehidupan pernikahan bisa diibaratkan sebuah pelangi. Tak jarang banyak perbedaan karakter, mindset, latar belakang kehidupan, pendidikan dan berbagai macam ketidaksamaan. Namun satu hal, bagaimana semua itu terlihat mempesona.
Angan yang terlalu melambung tinggi ketika memimpikan sosok pasangan yang super lembut, sabar, bijaksana dan selalu mencintai pasangan. Namun ketika realita berkata lain, pantaskah pasutri berfikir untuk segera mengakhiri fragmen kehidupan pernikahan?
Episode kehidupan Asma binti Abu Aakar dengan Zubair bin Awwam kiranya cukup menjadi pelajaran berharga. Betapa rumah tangga mereka tetap solid meski kemiskinan dan kesulitan hidup tak lepas dari hari-harinya.
Asma harus berjuang membawa air dan merawat kuda. Sungguh keikhlasan itulah yang telah membuat cinta mereka bersatu. Sementara Zubair adalah …

Menyikapi Tabiat Pasangan

Seorang teman mengeluhkan sikap dan tabiat suaminya yang menurutnya egois dan kekanak-kanakan. Teman ini merasa menyesal telah menikah dengan suaminya.
Setahu saya sikap, karakter, atau kebiasaan tidak tercipta semalam dan juga tidak bisa berubah hanya semalam. Apa yang ditunjukkan suaminya saat ini, dalam pemahaman saya, sebenarnya telah ditunjukkan dulu waktu sebelum menikah.

"Apakah suamimu baru sekarang ini sikap dan perilakunya seperti yang kamu keluhkan?" tanya saya.
"Oh.. sudah dari dulu" jawabnya.
"Sejak masih pacaran ya," tanya saya lagi.
"Ya...." jawab teman.
"Lha... kalau sudah tahu begini kok ya diteruskan sampai nikah?" tanya saya penasaran.
"Saya pikir nanti kalau sudah nikah dia bisa berubah. Ternyata tidak mau berubah dan malah tambah parah. Katanya suami, dia sejak lahir ya seperti ini. Suami bilang saya harus menerima dia apa adanya," keluhnya.
Memang demikianlah yang sering terjadi. Kita berharap pasangan be…

Peran Ayah Dalam Pendidikan Anak

Al-Qur’an menyebutkan beberapa kisah ayah bersama anaknya. Diantaranya adalah kisah Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Ya’qub dalam surat Al- Baqoroh 132-133, QS. Luqman 12-19, QS. Yusuf. Proses pendidikan bukan hanya terjadi pada kita saja, akan tetapi terjadi pula pada para Nabi dan Rasul. Ketika kita membaca kisah Nabi Ibrahim yang sabar dalam menjalankan perintah Allah. Hajar yang tegar, dan Ismail yang sabar. Pertanyaannya apakah pengorbanan mereka datang secara kebetulan atau melalui proses tarbiyah (pendidkan)?
Jika contoh diatas ada pada Nabi dan Rasul. Maka beda halnya dengan Luqman. Dia adalah hamba Allah yang shalih. Berkat keshalihannya Allah berikan padanya kata-kata hikmah yang menghiasi lembaran Al-Qur’an. Nasihat Luqman yang ia berikan kepada anaknya dan menjadi pelajaran bagi kita.
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kep…

Suami dan Keridhoannya

(Nasehat indah dari Ustadz Nasrullah Gontor)
Ada seorang ibu, mau cerai dari suaminya. Lalu dia diskusi panjang dengan saya.... + Pak Nas, sy sdh ga kuat dgn suami saya. Saya mau cerai saja...
-: emangnya kenapa bu? + ya suami saya udah ga ada kerjanya, ga kreatif, ga bisa jadi pemimpin utk anak2. Nanti gimana anak2 saya kalau ayahnya modelnya kayak begitu. Saya harus cari nafkah cape2 dia santai aja di rumah.
-: oh gitu, cuma itu aja? + sebenarnya masih banyak lagi, tapi ya itu mungkin sebab yg paling utama.
-: oooh... iya... mau tahu pandangan saya ga bu? + boleh pak Nas.
-: gini... ibarat orang punya kulkas, tapi dipakainya untuk lemari pakaian, ya akhirnya ga bakal puas dengan produk kulkas tersebut. Sudahlah ga muat banyak, ga ada gantungan pakaiannya, ga ada lacinya, ga bisa dikunci, malah boros listrik... Nah... itulah kalau kita pakai produk ga sesuai fungsi. Sebagus apapun produknya kalau dipakai tidak sesuai peruntukannya ya ga akan puas. + Mmm... trus apa hubungannya sama suami…

10 Sifat Istri yang Membuat Rejeki Mengalir Deras

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini ‘membantu’ menghadirkan rejeki untuk suami dan rumah tangganya.
1. Istri yang pandai bersyukur Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk juga rejeki. Miliki suami, bersyukur. Jadi ibu, bersyukur. Anak-anak dapat mengaji, bersyukur. Suami memberi nafkah, bersyukur.
2. Istri yang tawakal kepada Allah Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya. “Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Thalaq : 3). Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanit…