Skip to main content

Cara Mudah Menghafal Al-Qur’an

cara menghafal quran
Cara mudah menghafal Al-Qur’an (Perhatikan Poin 5 dan 9)
1. Berdoa Kepada Allah
2. Niat ingin mengamalkan apa yang di hafal
3. Menyisihkan waktu untuk menghafal
4. Mempunyai Guru untuk setoran hafalan dan murajaah
5. Menggunakan 1 cetakan mushaf
6. Mengulang-ulang sebanyak mungkin
7. Membaca hafalan al-qur’an dalam shalat
8. Membaca dan memahami tafsir ayat yang sudah kita hafal
9. Menjauhi maksiat dan sedikit dalam menghafal tetapi rutin

Diantara ke 9 poin tersebut ada 2 poin yang paling sering diremehkan oleh para penghafal Quran, yaitu menggunakan 1 mushaf dan sedikit dalam menghafal.

Kebanyakan orang tidak tahu fakta ini
Banyak orang mengira, bila ingin menghafal dengan cepat maka harus menghafal sebanyak-banyaknya. FAKTANYA: Sedikit menghafal namun rutin lebih baik dan tidak akan membebani diri.

Berikutnya, kebanyakan orang sering ganti-ganti mushaf ketika menghafal, ini juga menjadi faktor yang dapat menghambat proses hafalan. Gunakan mushaf yang memiliki panduan untuk menghafal.

Alhamdulillah, telah ditemukan metode 3M (Membaca, Mendengarkan, Mengulang). Sebuah metode yang memudahkan kita dalam menghafal Al Quran dan juga berdasarkan pengalaman penghafal Al Quran, telah disusun Quran yang didesain memudahkan menghafal.
cara menghafal quran
Telah Hadir, cetakan al-qur’an untuk mempermudah menghafal dengan 7 fitur
1. Setiap halaman dibagi menjadi 5 blok warna, karenanya Anda akan semakin mudah ingat ayat yang dihafal serta posisinya pada halaman tersebut.

2. Anda mudah paham arti ayat yang sedang di hafal, karena Mushaf Al Hufaz sudah dilengkapi terjemah dengan standard Kemenag RI.

3. Di sisi setiap halaman dilengkapi kepala ayat, sebagai bantuan saat murojaah (mengulang hafalan).

4. Dilengkapi teknik menghafal dalam setiap halaman, sehingga Anda dapatkan hasil hafalan terbaik dengan lebih efektif.

5. Dilengkapi kotak kontrol hafalan yang lebih disederhanakan (contreng dalam setiap halaman), sehingga Anda tahu perkembangan hafalan Anda.

6. Terdapat panduan pengaturan atau dosis murojaah hafalan, sehingga Anda temukan porsi yang seimbang antara menambah hafalan dan murojaah.

7. Menggunakan tajwid metode warna, sehingga selain hafal Anda bisa sekaligus paham hukum-hukum bacaan, seperti Izhar, Idgham, Iqlab, Ikhfa, dan lain lain.
- GRATIS EBOOK EXCLUSIVE “Ramadhan bersama Nabi”
- GRATIS EBOOK EXCLUSIVE “Panduan Mendidik Anak”
- GRATIS EBOOK EXCLUSIVE “Dosa-dosa besar (Al-Kabair)”
- GRATIS EBOOK EXCLUSIVE “Sifat Shalat Nabi”
- GRATIS EBOOK “Penyembuhan Penyakit Cinta (Al-Isyq)”
- GRATIS VIDEO “Cara Membaca Quran Yang Benar dan  Menyenangkan”
- GRATIS APLIKASI ANDROID Tahfiz Untuk Membantu Menghafalkan Al Quran
- GRATIS VIDEO PANDUAN “Cara Menggunakan Aplikasi”

Semua akan Anda dapatkan GRATIS hanya dengan membeli Mushaf Ini selama masa PROMO.
1. Garansi Uang Kembali kalau produk tidak sesuai.
2. Garansi produk sampai ke alamat pengiriman, bila tidak sampai Anda tidak perlu membayar Lapak Soleh.
3. Garansi tukar produk, bila produk yang Anda terima cacat atau tidak sesuai.
4. Pengiriman akan dilakukan di hari yang sama bila Anda konfirmasi memesan sebelum pukul 14.00 WIB
5. Pembelian hanya melalui online, Lapak Soleh tidak membuka outlet atau toko dimanapun. 

Hanya RP 148.000,- (dalam masa promo)
BISA BAYAR SETELAH PESANAN DITERIMA
 Beli

Mau tau rahasia sukses bisnis bersama suami/istri? Like/Follow Facebook:
Info dan kerjasama silakan klik disini.

Comments

Artikel Terpopuler

Menikah dan Memahami Pasangan

Ciptaan Allah yang satu ini sungguh luar biasa indahnya. Sebuah perpaduan warna yang tak satu mahluk pun mampu membuatnya, meski berbeda namun selalu kompak dan harmonis. Kehidupan pernikahan bisa diibaratkan sebuah pelangi. Tak jarang banyak perbedaan karakter, mindset, latar belakang kehidupan, pendidikan dan berbagai macam ketidaksamaan. Namun satu hal, bagaimana semua itu terlihat mempesona.
Angan yang terlalu melambung tinggi ketika memimpikan sosok pasangan yang super lembut, sabar, bijaksana dan selalu mencintai pasangan. Namun ketika realita berkata lain, pantaskah pasutri berfikir untuk segera mengakhiri fragmen kehidupan pernikahan?
Episode kehidupan Asma binti Abu Aakar dengan Zubair bin Awwam kiranya cukup menjadi pelajaran berharga. Betapa rumah tangga mereka tetap solid meski kemiskinan dan kesulitan hidup tak lepas dari hari-harinya.
Asma harus berjuang membawa air dan merawat kuda. Sungguh keikhlasan itulah yang telah membuat cinta mereka bersatu. Sementara Zubair adalah …

Menyikapi Tabiat Pasangan

Seorang teman mengeluhkan sikap dan tabiat suaminya yang menurutnya egois dan kekanak-kanakan. Teman ini merasa menyesal telah menikah dengan suaminya.
Setahu saya sikap, karakter, atau kebiasaan tidak tercipta semalam dan juga tidak bisa berubah hanya semalam. Apa yang ditunjukkan suaminya saat ini, dalam pemahaman saya, sebenarnya telah ditunjukkan dulu waktu sebelum menikah.

"Apakah suamimu baru sekarang ini sikap dan perilakunya seperti yang kamu keluhkan?" tanya saya.
"Oh.. sudah dari dulu" jawabnya.
"Sejak masih pacaran ya," tanya saya lagi.
"Ya...." jawab teman.
"Lha... kalau sudah tahu begini kok ya diteruskan sampai nikah?" tanya saya penasaran.
"Saya pikir nanti kalau sudah nikah dia bisa berubah. Ternyata tidak mau berubah dan malah tambah parah. Katanya suami, dia sejak lahir ya seperti ini. Suami bilang saya harus menerima dia apa adanya," keluhnya.
Memang demikianlah yang sering terjadi. Kita berharap pasangan be…

Peran Ayah Dalam Pendidikan Anak

Al-Qur’an menyebutkan beberapa kisah ayah bersama anaknya. Diantaranya adalah kisah Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Ya’qub dalam surat Al- Baqoroh 132-133, QS. Luqman 12-19, QS. Yusuf. Proses pendidikan bukan hanya terjadi pada kita saja, akan tetapi terjadi pula pada para Nabi dan Rasul. Ketika kita membaca kisah Nabi Ibrahim yang sabar dalam menjalankan perintah Allah. Hajar yang tegar, dan Ismail yang sabar. Pertanyaannya apakah pengorbanan mereka datang secara kebetulan atau melalui proses tarbiyah (pendidkan)?
Jika contoh diatas ada pada Nabi dan Rasul. Maka beda halnya dengan Luqman. Dia adalah hamba Allah yang shalih. Berkat keshalihannya Allah berikan padanya kata-kata hikmah yang menghiasi lembaran Al-Qur’an. Nasihat Luqman yang ia berikan kepada anaknya dan menjadi pelajaran bagi kita.
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kep…

Suami dan Keridhoannya

(Nasehat indah dari Ustadz Nasrullah Gontor)
Ada seorang ibu, mau cerai dari suaminya. Lalu dia diskusi panjang dengan saya.... + Pak Nas, sy sdh ga kuat dgn suami saya. Saya mau cerai saja...
-: emangnya kenapa bu? + ya suami saya udah ga ada kerjanya, ga kreatif, ga bisa jadi pemimpin utk anak2. Nanti gimana anak2 saya kalau ayahnya modelnya kayak begitu. Saya harus cari nafkah cape2 dia santai aja di rumah.
-: oh gitu, cuma itu aja? + sebenarnya masih banyak lagi, tapi ya itu mungkin sebab yg paling utama.
-: oooh... iya... mau tahu pandangan saya ga bu? + boleh pak Nas.
-: gini... ibarat orang punya kulkas, tapi dipakainya untuk lemari pakaian, ya akhirnya ga bakal puas dengan produk kulkas tersebut. Sudahlah ga muat banyak, ga ada gantungan pakaiannya, ga ada lacinya, ga bisa dikunci, malah boros listrik... Nah... itulah kalau kita pakai produk ga sesuai fungsi. Sebagus apapun produknya kalau dipakai tidak sesuai peruntukannya ya ga akan puas. + Mmm... trus apa hubungannya sama suami…

10 Sifat Istri yang Membuat Rejeki Mengalir Deras

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini ‘membantu’ menghadirkan rejeki untuk suami dan rumah tangganya.
1. Istri yang pandai bersyukur Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk juga rejeki. Miliki suami, bersyukur. Jadi ibu, bersyukur. Anak-anak dapat mengaji, bersyukur. Suami memberi nafkah, bersyukur.
2. Istri yang tawakal kepada Allah Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya. “Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Thalaq : 3). Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanit…