Skip to main content

Panduan Lengkap SIM PKB untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan

panduan sim pkb
SIM PKB adalah singkatan dari Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Adapun yang dimaksud Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan adalah proses penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru dalam melaksanakan tugas profesinya, yang merupakan program tindak lanjut dari hasil pemetaan kualitas guru dengan menggunakan instrumen Uji Kompetensi Guru (UKG) yang telah dilakukan pada kisaran tahun 2015 yang lampau. Hal yang menarik adalah di waktu mendatang seluruh proses pengembangan kemampuan guru akan dipusatkan pada kelompok/komunitas guru setempat, tidak lagi berbasis sekolah.

Sebagaimana diketahui SIM PKB saat ini dapat digunakan untuk Login Pretest dan Posttest PKB, Pretest PPG, cek SKTP dan Cek Hasil Pretest PPG. Saat ini SIM PKB wajib diikuti oleh seluruh guru, karena sejak tahun 2017 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemdikbud mengembangkan Program PKB yang merupakan kelanjutan dari Program Guru Pembelajar dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi guru yang pelaksanaannya terintegrasi dalam SIM PKB.

Melalui SIM PKB, baik itu guru, kepala sekolah maupun pengawas sekolah harus masuk dalam pemberdayaan komunitas GTK yang terdiri dari Gugus/Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Musyawarah  Guru  Bimbingan  Konseling (MGBK), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS).

PKB adalah bentuk pembelajaran berkelanjutan bagi guru yang merupakan kendaraan utama dalam upaya membawa guru pada perubahan yang diinginkan, yaitu pengembangan profesinya. Muara akhir yang diharapkan sebenarnya berkaitan dengan keberhasilan siswa. Guru-guru yang mengikuti PKB diharapkan akan membawa hasil pembelajarannya untuk menjadikan siswa-siswanya dapat mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang materi ajar serta mampu memperlihatkan apa yang mereka ketahui dan mampu melakukannya.

PKB harus dilakukan berdasarkan kebutuhan guru yang bersangkutan, yaitu untuk mencapai dan/atau meningkatkan kompetensinya di atas standar kompetensi profesi guru. Hal ini nantinya juga sekaligus berimplikasi pada perolehan angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru.

Pada Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, PKB adalah unsur utama yang kegiatannya juga diberikan angka kredit untuk pengembangan karir guru, selain kedua unsur utama lainnya yaitu: (1)pendidikan; (2)pembelajaran/pembimbingan dan tugas tambahan dan/atau tugas lain yang relevan. Menurut Permennegpan tersebut telah pula dijelaskan bahwa PKB terdiri dari 3 komponen yaitu: a)pengembangan diri; b)publikasi ilmiah; dan c)karya inovatif.

Kegiatan Diklat Guru Pembelajaran (GPO) saat ini merupakan salah satu jenis PKB guru yang masuk dalam komponen Pengembangan Diri. Oleh karena itu, mulai tahun 2017, GPO berubah menjadi SIM PKB dan kemdian laman GPO berubah menjadi laman SIM PKB. Untuk dapat mengakses laman tersebut Anda harus melakukan LOGIN SIM PKB.

Kegiatan pengembangan diri terdiri dari dua jenis, yaitu diklat fungsional dan kegiatan kolektif guru. Kegiatan pengembangan diri ini dimaksudkan agar guru mampu mencapai dan/atau meningkatkan kompetensi profesi guru yang mencakup: kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Informasi tentang SIM PKB bisa diakses disini, sedangkan untuk login SIM PKB bisa diakses disini. Setelah login Anda bisa cek peserta PPG, cek peserta diklat dan cek info GTK. Cara loginnya: masukan email atau nomor peserta UKG yang Anda miliki, kemudian masukan password yang dimiliki (password yang diberikan oleh dinas pendidikan atau melalui ketua MGMP masing-masing) atau juga menggunakan password yang sudah Anda miliki apabila password tersebut sudah diganti.

Apabila Login SIM PKB yang Anda lakukan gagal karena lupa password, silakan klik "lupa password" dengan syarat alamat email dalam profil GTK Anda sudah diisi dengan alamat email yang masih aktif. Sistem nanti akan mengirim akses reset password atau password baru melalui email tersebut.

Setelah berhasil Login SIM PKB Anda akan mendapatkan fitur akses ke Info GTK atau Cek SKTP yaitu Layanan info GTK. Cek Info GTK melalui SIM PKB ini sangat penting untuk menghindari adanya kesalahan data sebagaimana dinyatakan dalam laman tersebut bahwa infomasi yang ditampilkan berasal dari data yang dikirim sekolah melalui dapodik. Jika ada kesalahan data proses perbaikannya dilakukan di sekolah masing-masing dan menjadi tanggung jawab pemilik data.

Sekedar mengingatkan untuk penerbitan SKTP selain harus mengecek jam linear melalui SIM PKB, mulai tahun 2018 guru atau para operator sekolah tidak boleh menganggap remeh pengisian Daftar Hadir Guru Secara Online (DHGTK). Dalam Info GTK atau Cek SKTP Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018 pada poin 16 dinyatakan status keaktifan GTK menunggu penghitungan absensi pada aplikasi kehadiran (DHGTK).

Ditulis oleh Fenny Ferawati sebagai penghargaan pada ibunda tercinta Sri Darwati yang berprofesi sebagai guru :-*
panduan sim pkb


Mau tau rahasia sukses bisnis bersama suami/istri? Like/Follow:
IG: @fennyferawati89

Info dan kerjasama silakan klik disini.

Comments

Artikel Terpopuler

Menikah dan Memahami Pasangan

Ciptaan Allah yang satu ini sungguh luar biasa indahnya. Sebuah perpaduan warna yang tak satu mahluk pun mampu membuatnya, meski berbeda namun selalu kompak dan harmonis. Kehidupan pernikahan bisa diibaratkan sebuah pelangi. Tak jarang banyak perbedaan karakter, mindset, latar belakang kehidupan, pendidikan dan berbagai macam ketidaksamaan. Namun satu hal, bagaimana semua itu terlihat mempesona.
Angan yang terlalu melambung tinggi ketika memimpikan sosok pasangan yang super lembut, sabar, bijaksana dan selalu mencintai pasangan. Namun ketika realita berkata lain, pantaskah pasutri berfikir untuk segera mengakhiri fragmen kehidupan pernikahan?
Episode kehidupan Asma binti Abu Aakar dengan Zubair bin Awwam kiranya cukup menjadi pelajaran berharga. Betapa rumah tangga mereka tetap solid meski kemiskinan dan kesulitan hidup tak lepas dari hari-harinya.
Asma harus berjuang membawa air dan merawat kuda. Sungguh keikhlasan itulah yang telah membuat cinta mereka bersatu. Sementara Zubair adalah …

Menyikapi Tabiat Pasangan

Seorang teman mengeluhkan sikap dan tabiat suaminya yang menurutnya egois dan kekanak-kanakan. Teman ini merasa menyesal telah menikah dengan suaminya.
Setahu saya sikap, karakter, atau kebiasaan tidak tercipta semalam dan juga tidak bisa berubah hanya semalam. Apa yang ditunjukkan suaminya saat ini, dalam pemahaman saya, sebenarnya telah ditunjukkan dulu waktu sebelum menikah.

"Apakah suamimu baru sekarang ini sikap dan perilakunya seperti yang kamu keluhkan?" tanya saya.
"Oh.. sudah dari dulu" jawabnya.
"Sejak masih pacaran ya," tanya saya lagi.
"Ya...." jawab teman.
"Lha... kalau sudah tahu begini kok ya diteruskan sampai nikah?" tanya saya penasaran.
"Saya pikir nanti kalau sudah nikah dia bisa berubah. Ternyata tidak mau berubah dan malah tambah parah. Katanya suami, dia sejak lahir ya seperti ini. Suami bilang saya harus menerima dia apa adanya," keluhnya.
Memang demikianlah yang sering terjadi. Kita berharap pasangan be…

Peran Ayah Dalam Pendidikan Anak

Al-Qur’an menyebutkan beberapa kisah ayah bersama anaknya. Diantaranya adalah kisah Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Ya’qub dalam surat Al- Baqoroh 132-133, QS. Luqman 12-19, QS. Yusuf. Proses pendidikan bukan hanya terjadi pada kita saja, akan tetapi terjadi pula pada para Nabi dan Rasul. Ketika kita membaca kisah Nabi Ibrahim yang sabar dalam menjalankan perintah Allah. Hajar yang tegar, dan Ismail yang sabar. Pertanyaannya apakah pengorbanan mereka datang secara kebetulan atau melalui proses tarbiyah (pendidkan)?
Jika contoh diatas ada pada Nabi dan Rasul. Maka beda halnya dengan Luqman. Dia adalah hamba Allah yang shalih. Berkat keshalihannya Allah berikan padanya kata-kata hikmah yang menghiasi lembaran Al-Qur’an. Nasihat Luqman yang ia berikan kepada anaknya dan menjadi pelajaran bagi kita.
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kep…

Suami dan Keridhoannya

(Nasehat indah dari Ustadz Nasrullah Gontor)
Ada seorang ibu, mau cerai dari suaminya. Lalu dia diskusi panjang dengan saya.... + Pak Nas, sy sdh ga kuat dgn suami saya. Saya mau cerai saja...
-: emangnya kenapa bu? + ya suami saya udah ga ada kerjanya, ga kreatif, ga bisa jadi pemimpin utk anak2. Nanti gimana anak2 saya kalau ayahnya modelnya kayak begitu. Saya harus cari nafkah cape2 dia santai aja di rumah.
-: oh gitu, cuma itu aja? + sebenarnya masih banyak lagi, tapi ya itu mungkin sebab yg paling utama.
-: oooh... iya... mau tahu pandangan saya ga bu? + boleh pak Nas.
-: gini... ibarat orang punya kulkas, tapi dipakainya untuk lemari pakaian, ya akhirnya ga bakal puas dengan produk kulkas tersebut. Sudahlah ga muat banyak, ga ada gantungan pakaiannya, ga ada lacinya, ga bisa dikunci, malah boros listrik... Nah... itulah kalau kita pakai produk ga sesuai fungsi. Sebagus apapun produknya kalau dipakai tidak sesuai peruntukannya ya ga akan puas. + Mmm... trus apa hubungannya sama suami…

10 Sifat Istri yang Membuat Rejeki Mengalir Deras

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini ‘membantu’ menghadirkan rejeki untuk suami dan rumah tangganya.
1. Istri yang pandai bersyukur Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk juga rejeki. Miliki suami, bersyukur. Jadi ibu, bersyukur. Anak-anak dapat mengaji, bersyukur. Suami memberi nafkah, bersyukur.
2. Istri yang tawakal kepada Allah Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya. “Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Thalaq : 3). Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanit…