Skip to main content

Desa Wisata KAMPUNG MBOK JLOPO Karanganom Klaten

desa wisata kampung mbok jlopo padas karanganom klaten
Latar Belakang
Tiga titik tumpukan sampah yang menggunung menimbulkan pencemaran. Di area yang berdekatan, kandang sapi berisi 20 ekor sapi milik kelompok ternak “Subur Makmur” juga menyumbangkan bau dari kotoran sapi yang hanya dibuang dibelakang kandang dan mengotori sungai. Persoalan ini menjadi masalah lingkungan yang pelik bagi warga Dusun Jlopo, Desa Padas, Karanganom, Klaten, Jawa Tengah.

Disisi lain, anak-anak semakin sibuk dengan TV dan handphone (HP). Terbukti dengan rendahnya jumlah anak bermain. Jika keluar rumah, anak-anak terlihat membawa HP. Anak-anak menjadi rentan terpengaruh budaya luar. Hal ini diperkuat dengan menurunnya minat anak untuk belajar budaya lokal.

Dusun Jlopo memiliki paguyuban karawitan dan rebana yang hanya beranggotakan orang tua. Padahal paguyuban tidak sekedar memberikan hiburan namun juga suguhan kearifan lokal dalam bentuk lagu daerah mocopat berbahasa jawa yang penuh petuah. Adanya paguyuban seni, karang taruna dan PKK di Dusun Jlopo membuktikan bahwa warga memiliki budaya gotong royong yang kuat.

Budaya ini menjadi modal yang besar untuk mengubah masalah menjadi berkah. Atas inisiatif warga, muncul ide untuk mencari solusi yang bisa memberikan manfaat sosial dan ekonomi berkelanjutan serta melibatkan seluruh warga. Membangun desa wisata dengan konsep ramah alam, anak dan budaya bertajuk Kampung Mbok Jlopo menjadi pilihan untuk bergerak aktif dan berkarya.
desa wisata kampung mbok jlopo padas karanganom klaten
Sejarah Desa Wisata Kampung Mbok Jlopo
Berawal dari keinginan anggota kelompok ternak yang ingin mengatasi masalah pencemaran lingkungan akibat kotoran sapi, maka muncul ide untuk mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik. Tidak hanya sekedar mengolah, proses pengolahan limbah kotoran sapi akan disajikan dalam bentuk pembelajaran interaktif untuk mengajarkan anak tentang konsep pemanfaatan limbah.

Hal ini diikuti dengan penataan area kandang sapi menjadi lebih teratur dan bersih sehingga bisa menjadi pembelajaran tentang cara berternak sapi. Selaras dengan konsep pemanfaatan limbah, konsep daur ulang akan menjadi kegiatan utama untuk mengatasi penumpukan sampah rumah tangga yang didominasi sampah plastik kemasan. Kegiatan daur ulang sampah melibatkan ibu-ibu PKK dan anak-anak.

Penamaan Kampung Mbok Jlopo berasal dari kata mbok yang merupakan akronim 4 kegiatan dalam satu lokasi di Dusun Jlopo yaitu kegiatan bermain, belajar, olahraga/outbond dan kebudayaan. Kata mbok juga merupakan akronim dari kata mocopat, boso lan tata karma yang merupakan perwujudan niat untuk melestarikan budaya.

Selain itu, kata mbok dalam bahasa jawa yang memiliki arti ibu dimaksudkan bahwa ibu merupakan sosok yang menjadi teladan dan berpengaruh dalam pendidikan anak-anak. Harapannya Kampung Mbok Jlopo bisa menjadi contoh lingkungan yang ramah anak, alam dan budaya.

Paguyuban seni karawitan dan rebana akan menjadi bagian pengenalan dan pelestarian budaya terutama lagu daerah Mocopat dan bahasa jawa yang disajikan dengan lebih modern agar menarik minat anak-anak dan kalangan muda. Nilai budaya juga akan disuguhkan dengan pemanfaatan lahan kosong menjadi tempat bermain anak dengan konsep permainan tradisional dan mural petuah lokal.

Bantaran sungai yang dulunya dimanfaatkan untuk bermain anak-anak akan dikondisikan kembali agar aman dan bersih dari limbah untuk bermain anak-anak dengan konsep outbond yang melibatkan muda-mudi karang taruna. Potensi dan peluang usaha ini akan diwujudkan dalam usaha dengan nama Kampung Mbok Jlopo yang rencananya akan dibuka per tanggal 1 Desember 2018.
desa wisata kampung mbok jlopo padas karanganom klaten
Ide Bisnis
Kampung Mbok Jlopo berbentuk usaha bersama yang melibatkan warga Dusun Jlopo secara keseluruhan terutama yang tergabung dalam kelompok ternak Subur Makmur, ibu-ibu PKK, paguyuban seni dan karang taruna Muda-Mudi Purnama.

Produk yang ditawarkan dalam bentuk paket wisata edukasi dengan target utama anak-anak mulai dari usia 4-12 tahun (anak TK dan SD). Paket wisata ditawarkan dengan biaya yang terjangkau bahkan gratis jika membawa sampah yang bisa di daur ulang.

Produk yang ditawarkan Kampung Mbok Jlopo diantaranya:
• Tiket wahana MUDIK alias atraksi mural dan permainan tradisional sebesar Rp 5.000 (termasuk parkir dan souvenir).
• Tiket wahana DUS alias daur ulang sampah sebesar Rp 10.000 atau bisa ditukar dengan sampah yang bisa didaur ulang senilai tiket masuk.
• Tiket wahana SEKAR alias atraksi seni karawitan dan rebana sebesar Rp 10.000,.
• Tiket wahana ES alias Edukasi Sapi sebesar Rp 10.000,-.

Dampak Sosial
Dusun Jlopo terdiri dari 110 KK yang menghasilkan sampah rumah tangga setiap harinya. Sebagian ada yang dibuang di beberapa titik pembuangan sampah, lainnya membuang sampah di sungai. Selain menimbulkan pencemaran lingkungan, sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai menyebabkan irigasi pertanian milik warga tercemar.

Adapun limbah kotoran sapi yang dikelola oleh 16 warga juga menyebabkan pencemaran udara. Padahal olahan kotoran sampi menjadi pupuk organik memiliki nilai jual. Aanak-anak yang terpapar gadget cenderung tidak bergerak aktif, kurang bermain dan mudah terpapar dengan budaya negatif. Penyediaan sarana bermain dapat meningkatkan aktivitas anak-anak diluar rumah sehingga bisa bergerak dan tidak kecanduan gadget.

Minimnya partisipasi anak-anak dalam paguyuban karawitan maupun rebana juga menjadi masalah yang harus segara diatasi supaya bisa menumbuhkan kecintaan dan melestarikan budaya lokal. Tercatat ada dua puluhan anggota Muda-Mudi Muda Purnama yang sebagian masih usia sekolah maupun kuliah. Sebagian besar sudah lulus namun belum bekerja.

Sebagian generasi muda memilih keluar kota untuk bekerja di sektor formal. Jika tidak diantisipasi maka tingkat urbanisasi akan semakin tinggi dan Dusun Jlopo kekurangan tenaga produktif. Dengan menyediakan lapangan pekerjaan, anak-anak muda tidak perlu bekerja di luar kota.


Mau tau rahasia sukses bisnis bersama suami/istri? Like/Follow:
INSTAGRAM: Fenny Ferawati

Info dan kerjasama silakan klik disini.

Baca juga:

Comments

Artikel Terpopuler

Menikah dan Memahami Pasangan

Ciptaan Allah yang satu ini sungguh luar biasa indahnya. Sebuah perpaduan warna yang tak satu mahluk pun mampu membuatnya, meski berbeda namun selalu kompak dan harmonis. Kehidupan pernikahan bisa diibaratkan sebuah pelangi. Tak jarang banyak perbedaan karakter, mindset, latar belakang kehidupan, pendidikan dan berbagai macam ketidaksamaan. Namun satu hal, bagaimana semua itu terlihat mempesona.
Angan yang terlalu melambung tinggi ketika memimpikan sosok pasangan yang super lembut, sabar, bijaksana dan selalu mencintai pasangan. Namun ketika realita berkata lain, pantaskah pasutri berfikir untuk segera mengakhiri fragmen kehidupan pernikahan?
Episode kehidupan Asma binti Abu Bakar dengan Zubair bin Awwam kiranya cukup menjadi pelajaran berharga. Betapa rumah tangga mereka tetap solid meski kemiskinan dan kesulitan hidup tak lepas dari hari-harinya.
Asma harus berjuang membawa air dan merawat kuda. Sungguh keikhlasan itulah yang telah membuat cinta mereka bersatu. Sementara Zubair adalah …

Menyikapi Tabiat Pasangan

Seorang teman mengeluhkan sikap dan tabiat suaminya yang menurutnya egois dan kekanak-kanakan. Teman ini merasa menyesal telah menikah dengan suaminya.
Setahu saya sikap, karakter, atau kebiasaan tidak tercipta semalam dan juga tidak bisa berubah hanya semalam. Apa yang ditunjukkan suaminya saat ini, dalam pemahaman saya, sebenarnya telah ditunjukkan dulu waktu sebelum menikah.

"Apakah suamimu baru sekarang ini sikap dan perilakunya seperti yang kamu keluhkan?" tanya saya.
"Oh.. sudah dari dulu" jawabnya.
"Sejak masih pacaran ya," tanya saya lagi.
"Ya...." jawab teman.
"Lha... kalau sudah tahu begini kok ya diteruskan sampai nikah?" tanya saya penasaran.
"Saya pikir nanti kalau sudah nikah dia bisa berubah. Ternyata tidak mau berubah dan malah tambah parah. Katanya suami, dia sejak lahir ya seperti ini. Suami bilang saya harus menerima dia apa adanya," keluhnya.
Memang demikianlah yang sering terjadi. Kita berharap pasangan be…

Peran Ayah Dalam Pendidikan Anak

Al-Qur’an menyebutkan beberapa kisah ayah bersama anaknya. Diantaranya adalah kisah Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Ya’qub dalam surat Al- Baqoroh 132-133, QS. Luqman 12-19, QS. Yusuf. Proses pendidikan bukan hanya terjadi pada kita saja, akan tetapi terjadi pula pada para Nabi dan Rasul. Ketika kita membaca kisah Nabi Ibrahim yang sabar dalam menjalankan perintah Allah. Hajar yang tegar, dan Ismail yang sabar. Pertanyaannya apakah pengorbanan mereka datang secara kebetulan atau melalui proses tarbiyah (pendidkan)?
Jika contoh diatas ada pada Nabi dan Rasul. Maka beda halnya dengan Luqman. Dia adalah hamba Allah yang shalih. Berkat keshalihannya Allah berikan padanya kata-kata hikmah yang menghiasi lembaran Al-Qur’an. Nasihat Luqman yang ia berikan kepada anaknya dan menjadi pelajaran bagi kita.
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kep…

Suami dan Keridhoannya

(Nasehat indah dari Ustadz Nasrullah Gontor)
Ada seorang ibu, mau cerai dari suaminya. Lalu dia diskusi panjang dengan saya.... + Pak Nas, saya sudah nggak kuat dengan suami saya. Saya mau cerai saja...
-: emangnya kenapa bu? + ya suami saya udah nggak ada kerjanya, nggak kreatif, nggak bisa jadi pemimpin untuk anak2. Nanti gimana anak2 saya kalau ayahnya modelnya kayak begitu. Saya harus cari nafkah capek2 dia santai aja di rumah.

-: oh gitu, cuma itu aja? + sebenarnya masih banyak lagi, tapi ya itu mungkin sebab yang paling utama.
-: oooh... iya... mau tahu pandangan saya nggak bu? + boleh pak Nas.

-: gini... ibarat orang punya kulkas, tapi dipakainya untuk lemari pakaian, ya akhirnya nggak bakal puas dengan produk kulkas tersebut. Sudahlah nggak muat banyak, nggak ada gantungan pakaiannya, nggak ada lacinya, nggak  bisa dikunci, malah boros listrik...
Nah... itulah kalau kita pakai produk nggak sesuai fungsi. Sebagus apapun produknya kalau dipakai tidak sesuai peruntukannya ya nggak ak…

10 Sifat Istri yang Membuat Rejeki Mengalir Deras

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini ‘membantu’ menghadirkan rejeki untuk suami dan rumah tangganya.
1. Istri yang pandai bersyukur Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk juga rejeki. Miliki suami, bersyukur. Jadi ibu, bersyukur. Anak-anak dapat mengaji, bersyukur. Suami memberi nafkah, bersyukur.
2. Istri yang tawakal kepada Allah Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya. “Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Thalaq : 3). Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanit…